Thursday, July 28, 2016

Di Pasar Pengantin Ini, Perawan 'Dijual' Rp 3 Juta

Pada hari itu, para gadis remaja Kalaidzhi di Bulgaria, mengenakan pakaian terbaik mereka, memoles lipstik dan bedak, serta memakai wewangian.
Mereka mempersiapkan diri untuk menjadi peserta dalam perayaan 'pasar pengantin' tradisional yang telah berlangsung lama di kota itu.

www.meja13.com
Perayaan itu sendiri merupakan acara di mana para gadis perawan 'dijual' oleh para orangtua mereka, kepada pria yang menawar anak gadis tersebut dengan harga yang tinggi. Untuk dijadikan pengantin.
Seperti dikutip dari media setempat, Selasa (26/7/2016), komunitas dengan populasi 18.000 jiwa di seluruh timur Eropa itu, memegang kukuh tradisi pernikahan nenek moyang mereka.
Tradisi pasar pengantin itu dilaksanakan empat kali dalam satu tahun. Ketika acara berlangsung, para gadis akan dibawa orangtua mereka menuju tempat perayaan dan dijual kepada penawar tertinggi.
Seorang gadis dari garis keturunan itu bahkan bisa dipaksa untuk berhenti bersekolah, untuk menikahi pria yang sudah 'membeli' dirinya.
Milene Larsson melakukan perjalan berpuluh kilometer untuk merekam seperti apa perayaan 'pasar pengantin' tersebut, dan bagaimana reaksi para remaja di Bulgaria menanggapi hal tersebut.
Dalam rekaman dokumenter bertajuk 'Young Brides for Sale', Milene berjumpa dengan keluarga Vera dan Christo yang sedang mempersiapkan dua putri mereka, Pepa dan Rossi, untuk 'dijual'.

www.meja13.com
"Pasar pengantin merupakan tradisi nenek moyang komunitas Kalidzhi yang masih dilestarikan hingga saat ini. Namun, sekarang para gadis lebih 'bebas' untuk memilih siapa yang ingin mereka nikahi daripara sekedar pasrah di depan 'pembeli'," kata Milene.
Milene mengaku terkejut dengan praktek jual-beli gadis perawan itu. Dia berpikir, pada zaman serba canggih ini, masih ada saja orang yang memperjual-belikan kebahagiaan.
"Tradisi itu membuat wanita terlihat seperti barang yang dapat diperjual belikan. Mereka seakan diciptakan hanya untuk mematuhi dan melayani suami mereka nanti, tanpa boleh memiliki ambisi sama sekali," lanjut perempuan itu.
Pepa dan Rossi telah mempersiapkan diri mereka dengan membeli beberapa pakaian baru, baik yang dibeli online ataupun dari toko-toko.
www.meja13.com

Ibu mereka, Vera, sangat menunggu-nunggu hari tersebut. "Jika perempuan sudah tidak lagi perawan sebelum menikah, mereka akan dipanggil pelacur dan wanita jalang," kata Vera.
"Gadis Kalaidzhi harus perawan saat menikah. Ini sangat penting karena banyak uang diberikan untuk keperawanan," tambah Pepa.
Bersama dengan sepupu mereka, Mima, Pepa dan Rossi mengaku pasar pengantin itu 'menakutkan'. Ada kemungkinan orangtua akan memberikan anak mereka kepada lelaki dengan uang yang lebih banyak -- tak peduli seperti apa tampangnya.
"Walaupun kau saling mencintai, tapi orangtua pasanganmu tidak menyukainya, kau tidak bisa menikah. Terlebih jika wanita itu mempunyai mata yang gelap. Mereka ingin yang cantik, bermata terang, putih pucat, dan kurus," kata Mima.
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Pepa, Mima, dan Rossi mulai mendandani diri mereka secantik mungkin.
Agar terlihat lebih 'pucat' mereka mengoleskan pomade (semacam olesan putih) untuk membuat wajah terlihat lebih putih.
Dengan mengenakkan pakaian dan sepatu terbaik, para gadis itu berangkat menuju lokasi 'jual-beli'.
www.meja13.com

Saat tiba di lokasi, banyak pemuda pemudi berkumpul, tertawa, berbincang-bincang, dan berfoto.
"Aku merasakan adanya perasaan yang kompleks seperti hak perempuan, nilai keluarga, dan ketidakadilan seksual," kata Milene.
"Aku merasa iba ketika menghabiskan waktu berbincang dengan para gadis itu. Mereka takut menikahi seseorang yang tidak mereka kenal. Mereka bahkan harus mengubur ambisi mereka," ujar dia.
Walaupun begitu, mereka tidak punya pilihan lain selain mengikuti kemauan orangtua dengan menikahi pria yang telah membeli mereka dengan harga tertinggi.
"Tradisi ini memberikan kesempatan kepada anak muda untuk bertemu dengan remaja seumuran mereka. Perempuan memiliki hak untuk menolak. Laki-laki tidak meminta mereka secara langsung. Mereka mengatakannya kepada orangtua dan tetua mereka," kata ayah Pepa, Christo.
"Para orangtua akan bernegosiasi menentukan harga. Sekarang tidak begitu ketat lagi. Jika kau tidak menyukaiku kau bisa menolak," ujar Christo.




LINK ALTERNATIF ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Jelang Eksekusi Mati

Suasana Rumah Masa Kecil Freddy Budiman di Surabaya: Ada Tenda dan Kursi

Suasana Rumah Masa Kecil Freddy Budiman di Surabaya: Ada Tenda dan Kursi


Surabaya - Freddy Budiman, salah satu terpidana mati berpesan agar dia dimakamkan di tanah kelahirannya, Surabaya, setelah dieksekusi mati. Dan persiapan itu sudah nampak di rumah oran tua atau rumah masa kecil Freddy di Jalan Krembangan Baru VII/6A, Kelurahan Kemayoran, Krembangan, Surabaya.

Dari pengamatan detikcom, Kamis (28/7/2016), tenda sudah berdiri di depan rumah Freddy. Tenda itu berdiri seluas rumah Freddy dan atapnya mencakup seluruh jalan. Nampak kursi-kursi plastik berwarna hijau diletakkan berjajar dan bertumpuk di depan rumah. Rumah itu sendiri kosong.
"Tendanya didirikan tadi siang. Permintaan dari keluarga, dan warga membantu," ujar Suwarno, Ketua RT 3 RW 1 Krembangan Baru kepada wartawan.


Suwarno sendiri belum tahu hendak dimakamkan di mana Freddy. Tetapi warga lain menyebut bahwa Freddy akan dimakamkan di TPU Kalianak atau orang akrab menyebutnya Makam Mbah Ratu.

"Dimakamkan di Mbah Ratu, makamnya sudah disiapkan," ujar salah satu warga, Salamun.

Persiapan menyambut jenazah Freddy juga dipantau oleh polisi. Dua polisi berpakaian preman dari Polsek Krembangan terlihat di lokasi.
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Wednesday, July 27, 2016

Memo Sandi 'Promotor' di Kasus Dagang Perkara, Jaksa: Disobek Istri Nurhadi



Jakarta - Terungkap adanya memo yang menyertai berkas perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) dengan sandi 'promotor'. Saksi dari PT Artha Pratama Anugerah, Wresti Kristian Hesti, menyebut bahwa promotor adalah Nurhadi yang tak lain adalah sekretaris Mahkamah Agung (MA).

Di sela sidang, jaksa penuntut umum KPK Fitroh Rochcahyanto mengatakan bahwa memo bersandi promotor itu telah masuk dalam pengembangan penyidikan. Fitroh menyebut memo itu ditayangkan hanya untuk memperkuat pembuktian.

"Ya makanya kita munculkan. Itu nanti kita kembangkan. Makanya ada surat penyelidikan Nurhadi itu. Untuk memperkuat, itu saja," kata Fitroh di sela sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).

Fitroh masih enggan membuka peran Nurhadi yang bersandi 'promotor' tersebut. Sebelumnya memang KPK telah menerbitkan surat perintah penyelidikan (sprinlidik) pengembangan penyidikan terkait kasus dagang perkara di PN Jakpus.

Meskipun demikian, sebelumnya dalam sidang, terdakwa Doddy Aryanto Supeno membantah bahwa promotor merupakan Nurhadi. Namun Fitroh tak mempermasalahkan hal tersebut.

"Ya biasa kan," ucapnya.

Kembali ke berkas-berkas yang dilengkapi memo bersandi promotor tersebut, Fitroh mengatakan bahwa berkas perkara tersebut lah yang sempat disobek-sobek istri Nurhadi dan dibuang ke toilet saat KPK menggeledah rumah Nurhadi.

"Iya semuanya, yang disobek-sobek istrinya Nurhadi kan itu," tegas Fitroh.

Selain menemukan dokumen yang disobek, dalam penggeledahan di rumah Nurhadi, KPK menemukan uang Rp 1,7 miliar, sebagian di antaranya di toilet kamar mandi. Saat diperiksa KPK, Nurhadi mengatakan itu duit pribadi. Belakangan, istri Nurhadi, Tin Zuraida juga terseret dan ikut menjadi saksi. 
Link Alternatif :

Tuesday, July 26, 2016

2 Truk Tabrakan di Jelang Exit Tol Pondok Gede, Lalin Padat 1 KM

2 Truk Tabrakan di Jelang Exit Tol Pondok Gede, Lalin Padat 1 KM

Jakarta - Kecelakaan yang melibatkan 2 truk terjadi di Tol Cawang arah Bekasi dini hari ini. Arus lalu lintas padat sepanjang 1 Km.

Kecelakaan itu tepatnya terjadi di sekitar 500 meter menjelang exit tol Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (27/7/2016) sekitar pukul 02.05 WIB. Truk bermuatan tanah terlibat kecelakaan dengan truk lain yang belum diketahui muatannya.

"Betul, petugas sedang melakukan penanganan di lokasi," kata petugas PT Jasamarga, Nugroho saat dikonfirmasi detikcom pukul 02.25 WIB.

Belum diketahui bagaimana kronologi termasuk ada tidaknya korban dalam tabrakan itu. Penyebab tabrakan itu juga masih diselidiki.

Sementara itu, arus lalu lintas terpantau padat. Sebab hanya jalur empat yang bisa dilalui.

"Jalur 1, 2 dan 3 dalam penanganan, lalin padat 1 Km jelang lokasi," tutupnya. 

Kapal Abal-abal Rp 36,5 M di Kemenhub, Polri: Uang Dibayar Kapal Tak Ada

Kapal Abal-abal Rp 36,5 M di Kemenhub, Polri: Uang Dibayar Kapal Tak Ada



Jakarta - Mabes Polri menjamin menindaklanjuti laporan dugaan korupsi Itjen Kemenhub terkait pengadaan kapal patroli laut Rp 36,5 miliar. Laporan itu sudah diterima dan akan diselidiki lebih dahulu.

"Kita pelajari apa yang sudah diceritakan tadi, kronologinya bahwa di tahun anggaran 2013-2014 itu di DIPA-nya ada pengadaan kapal patroli yang ternyata sudah tutup anggaran. Kapal ini belum ada sementara pengeluarannya sudah dinyatakan lengkap dan dibayar 100% tapi kapal belum ada. Terus ada juga uang sudah dibayar 100%, kapalnya ada tapi baru jadi 60%. Sehingga internal melakukan (buat laporan)," ujar Kabareskrim Komjen Ari Dono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/7/2016).

Ari mengatakan penyelidikan tidak hanya dilakukan kepada internal Ditjen Perhubungan Laut yang melakukan pengadaan kapal. Akan tetapi juga memeriksa perusahaan pembuat kapal patroli tersebut.

"Kalau tadi perusahaannya tergantung, mengadakan nggak sih. Itu tergantungkan, misalnya ini ada saya bikin ternyata uang itu tidak dipesankan perusahaan, perusahaan itu hanya bodong saja itu bisa aja. Makanya kita katakan perusahaan kena berapa orang itu belum," imbuhnya.

Menurutnya perkara ini akan jadi terang benderang setelah pemeriksaan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran). "Dia melaksanakan betul buat kapal, atau betul mengadakan lelang tidak. Gitu loh, jadi berapa dan siapanya ya itu nanti," bebernya.

Sementara secara terpisah Irjen Kemenhub Cris Kutandi menjelaskan modus yang dilakukan dalam pengadaan lelang membuat pertangungjawaban palsu. Sehingga akhirnya kapal itu seolah-olah telah selesai diterima.

"Akhirnya bendahara atau yang tugas membayar, membayar oh karena sudah selesai semuanya. Padahal di lapangan kapal itu belum ada," imbuh Cris.

Cris menegaskan audit yang dilakukan adalah hal rutin dan temuan masalah sekecil apapun akan ditindaklanjuti. Untuk bukti pihaknya mengizinkan penyidik Bareskrim menggeledah kantor Kemenhub.

"Laporan hasil audit kami sampaikan, dan beberapa kontrak menyusul jadi mulai besok mereka ke kemenhub Itjen untuk mengambil dokumen yang sudah kita siapkan," pungkasnya.

Link Alternatif :
www.bintangcapsa.com
www.meja13.net
www.capsa168.com
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Monday, July 25, 2016

Pria Bersenjata Pisau di Jepang Mengamuk, 19 Orang Tewas

Pria Bersenjata Pisau di Jepang Mengamuk, 19 Orang Tewas

Sagamihara - Seorang pria bersenjatakan pisau menyerang sebuah pusat perawatan penyandang cacat bernama Tsukui Yamayuri Garden di wilayah Sagamihara, Jepang. Setidaknya 19 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat peristiwa ini.

Dilansir Reuters, serangan itu terjadi pada Selasa (26/7/2016) dini hari. Ada 45 orang lain yang luka-luka akibat diserang pelaku.

Sebanyak 18 orang dari 45 korban luka-luka itu dalam kondisi serius. Ada 4 orang yang disebut mengalami serangan jantung.

Usai melakukan penyerangan, pelaku yang berusia 20-an tahun menyerahkan diri ke kantor polisi dan telah ditahan. Dia diketahui merupakan mantan karyawan di pusat perawatan penyandang cacat tersebut.

Pria itu dikatakan berusia 26, dan merupakan mantan karyawan di fasilitas Tsukui Yamayuri Garden, 40 km (25 mil) selatan-barat Tokyo.

Polisi masih mendalami motif penyerangan ini. 

Link Alternatif :
www.bintangcapsa.com
www.meja13.net
www.capsa168.com
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Thursday, July 21, 2016

Mengapa Belut Listrik Bisa Mengeluarkan Setrum Tinggi?

Belut listrik termasuk salah satu hewan unik. Dari tubuhnya dapat disalurkan arus listrik yang cukup besar. Listrik tersebut dipakai untuk melumpuhkan mangsanya hingga akhirnya lemas atau bahkan mati. Dalam studi yang dilakukan Kenneth Catania dari Universitas Vanderbilt menemukan, belut listrik bisa mengubah kekuatan muatan listrik di tubuhnya pada waktu bernavigasi dan mengalahkan musuhnya.
www.meja13.com 
Dikutip dari Okezone, diketahui hewan tersebut ternyata punya mode khusus ketika melakukan serangan pada musuhnya. Saat berhadapan dengan musuh yang memiliki fisik lebih besar darinya, belut ini mampu mengubah kekuatan listriknya sampai dua kali lipat. Kekuatan tersebut setara dengan listrik dari lima soket listrik standar yang dipakai di Amerika Serikat.
Catania sendiri telah menghabiskan waktu tiga tahun demi mempelajari perilaku ikan yang aslinya dari Amerika Selatan tersebut. Dia ingin tahu bagaimana cara belut dapat memanfaatkan medan listrik saat melakukan navigasi pada perairan penuh lumpur yang terletak di cekungan Amazon dan Orinoco. Selain itu diamati pula tentang caranya mencari mangsa tersembunyi lalu menyetrumnya sampai lemah.
Dari pengamatan ini ditemukan bahwa dua pertiga lebih dari tubuhnya memiliki sel yang disebut electrocytes. Bagian tersebut mampu menyimpan listrik layaknya baterai biologis mini. Saat menghadapi ancaman atau melumpuhkan mangsa, sel-sel segera melepas muatan dalam waktu bersamaan. Setelah itu akan keluar listrik dengan kekuatan minimal 600 volt.
 
AGEN CAPSA

BANDAR CAPSA ONLINE

JUDI ONLINE TERPERCAYA

LINK ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/