Thursday, July 28, 2016

Di Pasar Pengantin Ini, Perawan 'Dijual' Rp 3 Juta

Pada hari itu, para gadis remaja Kalaidzhi di Bulgaria, mengenakan pakaian terbaik mereka, memoles lipstik dan bedak, serta memakai wewangian.
Mereka mempersiapkan diri untuk menjadi peserta dalam perayaan 'pasar pengantin' tradisional yang telah berlangsung lama di kota itu.

www.meja13.com
Perayaan itu sendiri merupakan acara di mana para gadis perawan 'dijual' oleh para orangtua mereka, kepada pria yang menawar anak gadis tersebut dengan harga yang tinggi. Untuk dijadikan pengantin.
Seperti dikutip dari media setempat, Selasa (26/7/2016), komunitas dengan populasi 18.000 jiwa di seluruh timur Eropa itu, memegang kukuh tradisi pernikahan nenek moyang mereka.
Tradisi pasar pengantin itu dilaksanakan empat kali dalam satu tahun. Ketika acara berlangsung, para gadis akan dibawa orangtua mereka menuju tempat perayaan dan dijual kepada penawar tertinggi.
Seorang gadis dari garis keturunan itu bahkan bisa dipaksa untuk berhenti bersekolah, untuk menikahi pria yang sudah 'membeli' dirinya.
Milene Larsson melakukan perjalan berpuluh kilometer untuk merekam seperti apa perayaan 'pasar pengantin' tersebut, dan bagaimana reaksi para remaja di Bulgaria menanggapi hal tersebut.
Dalam rekaman dokumenter bertajuk 'Young Brides for Sale', Milene berjumpa dengan keluarga Vera dan Christo yang sedang mempersiapkan dua putri mereka, Pepa dan Rossi, untuk 'dijual'.

www.meja13.com
"Pasar pengantin merupakan tradisi nenek moyang komunitas Kalidzhi yang masih dilestarikan hingga saat ini. Namun, sekarang para gadis lebih 'bebas' untuk memilih siapa yang ingin mereka nikahi daripara sekedar pasrah di depan 'pembeli'," kata Milene.
Milene mengaku terkejut dengan praktek jual-beli gadis perawan itu. Dia berpikir, pada zaman serba canggih ini, masih ada saja orang yang memperjual-belikan kebahagiaan.
"Tradisi itu membuat wanita terlihat seperti barang yang dapat diperjual belikan. Mereka seakan diciptakan hanya untuk mematuhi dan melayani suami mereka nanti, tanpa boleh memiliki ambisi sama sekali," lanjut perempuan itu.
Pepa dan Rossi telah mempersiapkan diri mereka dengan membeli beberapa pakaian baru, baik yang dibeli online ataupun dari toko-toko.
www.meja13.com

Ibu mereka, Vera, sangat menunggu-nunggu hari tersebut. "Jika perempuan sudah tidak lagi perawan sebelum menikah, mereka akan dipanggil pelacur dan wanita jalang," kata Vera.
"Gadis Kalaidzhi harus perawan saat menikah. Ini sangat penting karena banyak uang diberikan untuk keperawanan," tambah Pepa.
Bersama dengan sepupu mereka, Mima, Pepa dan Rossi mengaku pasar pengantin itu 'menakutkan'. Ada kemungkinan orangtua akan memberikan anak mereka kepada lelaki dengan uang yang lebih banyak -- tak peduli seperti apa tampangnya.
"Walaupun kau saling mencintai, tapi orangtua pasanganmu tidak menyukainya, kau tidak bisa menikah. Terlebih jika wanita itu mempunyai mata yang gelap. Mereka ingin yang cantik, bermata terang, putih pucat, dan kurus," kata Mima.
Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Pepa, Mima, dan Rossi mulai mendandani diri mereka secantik mungkin.
Agar terlihat lebih 'pucat' mereka mengoleskan pomade (semacam olesan putih) untuk membuat wajah terlihat lebih putih.
Dengan mengenakkan pakaian dan sepatu terbaik, para gadis itu berangkat menuju lokasi 'jual-beli'.
www.meja13.com

Saat tiba di lokasi, banyak pemuda pemudi berkumpul, tertawa, berbincang-bincang, dan berfoto.
"Aku merasakan adanya perasaan yang kompleks seperti hak perempuan, nilai keluarga, dan ketidakadilan seksual," kata Milene.
"Aku merasa iba ketika menghabiskan waktu berbincang dengan para gadis itu. Mereka takut menikahi seseorang yang tidak mereka kenal. Mereka bahkan harus mengubur ambisi mereka," ujar dia.
Walaupun begitu, mereka tidak punya pilihan lain selain mengikuti kemauan orangtua dengan menikahi pria yang telah membeli mereka dengan harga tertinggi.
"Tradisi ini memberikan kesempatan kepada anak muda untuk bertemu dengan remaja seumuran mereka. Perempuan memiliki hak untuk menolak. Laki-laki tidak meminta mereka secara langsung. Mereka mengatakannya kepada orangtua dan tetua mereka," kata ayah Pepa, Christo.
"Para orangtua akan bernegosiasi menentukan harga. Sekarang tidak begitu ketat lagi. Jika kau tidak menyukaiku kau bisa menolak," ujar Christo.




LINK ALTERNATIF ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Jelang Eksekusi Mati

Suasana Rumah Masa Kecil Freddy Budiman di Surabaya: Ada Tenda dan Kursi

Suasana Rumah Masa Kecil Freddy Budiman di Surabaya: Ada Tenda dan Kursi


Surabaya - Freddy Budiman, salah satu terpidana mati berpesan agar dia dimakamkan di tanah kelahirannya, Surabaya, setelah dieksekusi mati. Dan persiapan itu sudah nampak di rumah oran tua atau rumah masa kecil Freddy di Jalan Krembangan Baru VII/6A, Kelurahan Kemayoran, Krembangan, Surabaya.

Dari pengamatan detikcom, Kamis (28/7/2016), tenda sudah berdiri di depan rumah Freddy. Tenda itu berdiri seluas rumah Freddy dan atapnya mencakup seluruh jalan. Nampak kursi-kursi plastik berwarna hijau diletakkan berjajar dan bertumpuk di depan rumah. Rumah itu sendiri kosong.
"Tendanya didirikan tadi siang. Permintaan dari keluarga, dan warga membantu," ujar Suwarno, Ketua RT 3 RW 1 Krembangan Baru kepada wartawan.


Suwarno sendiri belum tahu hendak dimakamkan di mana Freddy. Tetapi warga lain menyebut bahwa Freddy akan dimakamkan di TPU Kalianak atau orang akrab menyebutnya Makam Mbah Ratu.

"Dimakamkan di Mbah Ratu, makamnya sudah disiapkan," ujar salah satu warga, Salamun.

Persiapan menyambut jenazah Freddy juga dipantau oleh polisi. Dua polisi berpakaian preman dari Polsek Krembangan terlihat di lokasi.
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Wednesday, July 27, 2016

Memo Sandi 'Promotor' di Kasus Dagang Perkara, Jaksa: Disobek Istri Nurhadi



Jakarta - Terungkap adanya memo yang menyertai berkas perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) dengan sandi 'promotor'. Saksi dari PT Artha Pratama Anugerah, Wresti Kristian Hesti, menyebut bahwa promotor adalah Nurhadi yang tak lain adalah sekretaris Mahkamah Agung (MA).

Di sela sidang, jaksa penuntut umum KPK Fitroh Rochcahyanto mengatakan bahwa memo bersandi promotor itu telah masuk dalam pengembangan penyidikan. Fitroh menyebut memo itu ditayangkan hanya untuk memperkuat pembuktian.

"Ya makanya kita munculkan. Itu nanti kita kembangkan. Makanya ada surat penyelidikan Nurhadi itu. Untuk memperkuat, itu saja," kata Fitroh di sela sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).

Fitroh masih enggan membuka peran Nurhadi yang bersandi 'promotor' tersebut. Sebelumnya memang KPK telah menerbitkan surat perintah penyelidikan (sprinlidik) pengembangan penyidikan terkait kasus dagang perkara di PN Jakpus.

Meskipun demikian, sebelumnya dalam sidang, terdakwa Doddy Aryanto Supeno membantah bahwa promotor merupakan Nurhadi. Namun Fitroh tak mempermasalahkan hal tersebut.

"Ya biasa kan," ucapnya.

Kembali ke berkas-berkas yang dilengkapi memo bersandi promotor tersebut, Fitroh mengatakan bahwa berkas perkara tersebut lah yang sempat disobek-sobek istri Nurhadi dan dibuang ke toilet saat KPK menggeledah rumah Nurhadi.

"Iya semuanya, yang disobek-sobek istrinya Nurhadi kan itu," tegas Fitroh.

Selain menemukan dokumen yang disobek, dalam penggeledahan di rumah Nurhadi, KPK menemukan uang Rp 1,7 miliar, sebagian di antaranya di toilet kamar mandi. Saat diperiksa KPK, Nurhadi mengatakan itu duit pribadi. Belakangan, istri Nurhadi, Tin Zuraida juga terseret dan ikut menjadi saksi. 
Link Alternatif :

Tuesday, July 26, 2016

2 Truk Tabrakan di Jelang Exit Tol Pondok Gede, Lalin Padat 1 KM

2 Truk Tabrakan di Jelang Exit Tol Pondok Gede, Lalin Padat 1 KM

Jakarta - Kecelakaan yang melibatkan 2 truk terjadi di Tol Cawang arah Bekasi dini hari ini. Arus lalu lintas padat sepanjang 1 Km.

Kecelakaan itu tepatnya terjadi di sekitar 500 meter menjelang exit tol Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (27/7/2016) sekitar pukul 02.05 WIB. Truk bermuatan tanah terlibat kecelakaan dengan truk lain yang belum diketahui muatannya.

"Betul, petugas sedang melakukan penanganan di lokasi," kata petugas PT Jasamarga, Nugroho saat dikonfirmasi detikcom pukul 02.25 WIB.

Belum diketahui bagaimana kronologi termasuk ada tidaknya korban dalam tabrakan itu. Penyebab tabrakan itu juga masih diselidiki.

Sementara itu, arus lalu lintas terpantau padat. Sebab hanya jalur empat yang bisa dilalui.

"Jalur 1, 2 dan 3 dalam penanganan, lalin padat 1 Km jelang lokasi," tutupnya. 

Kapal Abal-abal Rp 36,5 M di Kemenhub, Polri: Uang Dibayar Kapal Tak Ada

Kapal Abal-abal Rp 36,5 M di Kemenhub, Polri: Uang Dibayar Kapal Tak Ada



Jakarta - Mabes Polri menjamin menindaklanjuti laporan dugaan korupsi Itjen Kemenhub terkait pengadaan kapal patroli laut Rp 36,5 miliar. Laporan itu sudah diterima dan akan diselidiki lebih dahulu.

"Kita pelajari apa yang sudah diceritakan tadi, kronologinya bahwa di tahun anggaran 2013-2014 itu di DIPA-nya ada pengadaan kapal patroli yang ternyata sudah tutup anggaran. Kapal ini belum ada sementara pengeluarannya sudah dinyatakan lengkap dan dibayar 100% tapi kapal belum ada. Terus ada juga uang sudah dibayar 100%, kapalnya ada tapi baru jadi 60%. Sehingga internal melakukan (buat laporan)," ujar Kabareskrim Komjen Ari Dono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/7/2016).

Ari mengatakan penyelidikan tidak hanya dilakukan kepada internal Ditjen Perhubungan Laut yang melakukan pengadaan kapal. Akan tetapi juga memeriksa perusahaan pembuat kapal patroli tersebut.

"Kalau tadi perusahaannya tergantung, mengadakan nggak sih. Itu tergantungkan, misalnya ini ada saya bikin ternyata uang itu tidak dipesankan perusahaan, perusahaan itu hanya bodong saja itu bisa aja. Makanya kita katakan perusahaan kena berapa orang itu belum," imbuhnya.

Menurutnya perkara ini akan jadi terang benderang setelah pemeriksaan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran). "Dia melaksanakan betul buat kapal, atau betul mengadakan lelang tidak. Gitu loh, jadi berapa dan siapanya ya itu nanti," bebernya.

Sementara secara terpisah Irjen Kemenhub Cris Kutandi menjelaskan modus yang dilakukan dalam pengadaan lelang membuat pertangungjawaban palsu. Sehingga akhirnya kapal itu seolah-olah telah selesai diterima.

"Akhirnya bendahara atau yang tugas membayar, membayar oh karena sudah selesai semuanya. Padahal di lapangan kapal itu belum ada," imbuh Cris.

Cris menegaskan audit yang dilakukan adalah hal rutin dan temuan masalah sekecil apapun akan ditindaklanjuti. Untuk bukti pihaknya mengizinkan penyidik Bareskrim menggeledah kantor Kemenhub.

"Laporan hasil audit kami sampaikan, dan beberapa kontrak menyusul jadi mulai besok mereka ke kemenhub Itjen untuk mengambil dokumen yang sudah kita siapkan," pungkasnya.

Link Alternatif :
www.bintangcapsa.com
www.meja13.net
www.capsa168.com
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Monday, July 25, 2016

Pria Bersenjata Pisau di Jepang Mengamuk, 19 Orang Tewas

Pria Bersenjata Pisau di Jepang Mengamuk, 19 Orang Tewas

Sagamihara - Seorang pria bersenjatakan pisau menyerang sebuah pusat perawatan penyandang cacat bernama Tsukui Yamayuri Garden di wilayah Sagamihara, Jepang. Setidaknya 19 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat peristiwa ini.

Dilansir Reuters, serangan itu terjadi pada Selasa (26/7/2016) dini hari. Ada 45 orang lain yang luka-luka akibat diserang pelaku.

Sebanyak 18 orang dari 45 korban luka-luka itu dalam kondisi serius. Ada 4 orang yang disebut mengalami serangan jantung.

Usai melakukan penyerangan, pelaku yang berusia 20-an tahun menyerahkan diri ke kantor polisi dan telah ditahan. Dia diketahui merupakan mantan karyawan di pusat perawatan penyandang cacat tersebut.

Pria itu dikatakan berusia 26, dan merupakan mantan karyawan di fasilitas Tsukui Yamayuri Garden, 40 km (25 mil) selatan-barat Tokyo.

Polisi masih mendalami motif penyerangan ini. 

Link Alternatif :
www.bintangcapsa.com
www.meja13.net
www.capsa168.com
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Thursday, July 21, 2016

Mengapa Belut Listrik Bisa Mengeluarkan Setrum Tinggi?

Belut listrik termasuk salah satu hewan unik. Dari tubuhnya dapat disalurkan arus listrik yang cukup besar. Listrik tersebut dipakai untuk melumpuhkan mangsanya hingga akhirnya lemas atau bahkan mati. Dalam studi yang dilakukan Kenneth Catania dari Universitas Vanderbilt menemukan, belut listrik bisa mengubah kekuatan muatan listrik di tubuhnya pada waktu bernavigasi dan mengalahkan musuhnya.
www.meja13.com 
Dikutip dari Okezone, diketahui hewan tersebut ternyata punya mode khusus ketika melakukan serangan pada musuhnya. Saat berhadapan dengan musuh yang memiliki fisik lebih besar darinya, belut ini mampu mengubah kekuatan listriknya sampai dua kali lipat. Kekuatan tersebut setara dengan listrik dari lima soket listrik standar yang dipakai di Amerika Serikat.
Catania sendiri telah menghabiskan waktu tiga tahun demi mempelajari perilaku ikan yang aslinya dari Amerika Selatan tersebut. Dia ingin tahu bagaimana cara belut dapat memanfaatkan medan listrik saat melakukan navigasi pada perairan penuh lumpur yang terletak di cekungan Amazon dan Orinoco. Selain itu diamati pula tentang caranya mencari mangsa tersembunyi lalu menyetrumnya sampai lemah.
Dari pengamatan ini ditemukan bahwa dua pertiga lebih dari tubuhnya memiliki sel yang disebut electrocytes. Bagian tersebut mampu menyimpan listrik layaknya baterai biologis mini. Saat menghadapi ancaman atau melumpuhkan mangsa, sel-sel segera melepas muatan dalam waktu bersamaan. Setelah itu akan keluar listrik dengan kekuatan minimal 600 volt.
 
AGEN CAPSA

BANDAR CAPSA ONLINE

JUDI ONLINE TERPERCAYA

LINK ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/ 

Sunday, July 17, 2016

Misteri Ikan 'Lele' Berkepala Piranha Hebohkan Rusia

Seorang nelayan dikejutkan oleh hasil tangkapannya, saat memancing di Sungai Kama di Republik Udmurt, Rusia. Makhluk aneh berwarna hitam tersebut memiliki bagian muka yang menyeramkan, bergigi tajam, dan berbadan mirip lele.

www.meja13.com

Monster 'jelek' bergigi tajam tersebut terjerat pancing setelah memakan cacing tanah yang dijadikan umpan kail. Menurut laporan yang dikutip dari media setempat, Jumat  (15/7/2016), ikan berkepala piranha berbadan lele tersebut, berukuran sepanjang 20 sentimeter.
"Kami benar-benar terkejut saat mendapati makhluk mengerikan tersebut terjerat kail," kata nelayan yang tak disebutkan namanya itu.
Nelayan itu menduga ikan tersebut merupakan jenis ikan hasil rekayasa genetik (mutan), dari jenis Chinese Sleeper(Perccottus Glenii) yang merupakan jenis hewan air yang berhabitat di perairan tawar Sungai Amur, Asia Tenggara.
Menurut keterangan media lokal, ikan jenis tersebut dulunya sangat populer, ketika pertama kali diperkenalkan ke Rusia pada 1940-an.
Kebanyakan dari jenis monster tersebut dibiakkan dalam akuarium. Namun, karena ukurannya yang semakin membesar, beberapa pemilik memilih untuk melepaskan ikan itu kembali ke sungai.
Para ahli mengatakan, Chinese Sleeper berhasil beradaptasi dengan baik dan berkembang pesat di perairan sungai di Rusia.
Walaupun begitu, beberapa netizen tidak setuju dengan pendapat itu. Mereka mengatakan hewan aneh tersebut merupakan sejenis piranha yang diduga bermutasi menjadi lele Eropa (Anguilla Anguilla).
"Menurutku, seseorang membelinya di pasar, terlihat seperti piranha Argentina bagiku," kata seorang netizen, Gorozhanin.
Seorang lainnya, Prokhor Kuzyakin menuliskan, "Kenapa tidak diberikan saja kepada kucing mutan berekor tiga?".





LINK ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

Istri Anwar Sempat Adu Argumen dengan Petugas Rutan Salemba Saat Rekonstruksi

Istri Anwar Sempat Adu Argumen dengan Petugas Rutan Salemba Saat Rekonstruksi

Jakarta - Ade Irma Suryani (24) menjalani rekonstruksi atas kasus membantu suaminya, Anwar alias Rizal (25) kabur dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Sempat terjadi adu argumen antara Ade Irma dengan petugas Rutan saat rekonstruksi.

Hal itu tertuang dalam adegan ke-11 dalam rekonstruksi yang digelar di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Minggu (17/7/2016). Saat memperagakan adegan ketika barang bawaan diperiksa petugas, seorang petugas perempuan berkerudung biru sempat berkata-kata.

"Kalau saya tanyakan mbak handphonenya sudah dititipkan belum?", ujar petugas tersebut.

Lalu Ade Irma menjawab "enggak kan ibu langsung menyuruh saya masuk,". Namun petugas tersebut kembali menimpali jawaban Ade Irma.

"Enggak, saya periksa enggak?," kata petugas lagi.

Namun seorang anggota dari Unit V Subdit Resmib Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Darsono kemudian menengahi perdebatan tersebut. "Sudah enggak usah ribu-ribut, enggak usah dijawab itu, praktekin saja saat diperiksa," ujar Darsono.

Rekonstruksi yang sempat terhenti sejenak kemudian dilanjutkan dengan memperagakan pemeriksaan barang bawaan Ade Irma. Istri terpidana kasus pemerkosaan dan pembunuhan itu membawa tas anaknya yang berisi baju gamis, kacamata, jilbab dan lisptik.

Setelah selesai memperagakan adegan tersebut, rekonstruksi dilanjut dengan adegan lain hingga keluarnya Anwar dari dalam Rutan dengan penyamaran gamis lengkap dengan jilbab dan riasan lisptik di bibirnya.
Total rekonstruksi ada 35 adegan. Rekonstruksi dipimpin oleh Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto serta Kanit IV Kompol Teuku Arsya Khadafi dan Kanit V Kompol Handik Zusen. Kepala Rutan Salemba Satrio Waluyo juga turut menyaksikan proses rekonstruksi tersebut. 
Link Alternatif Kami :
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/


Tuesday, June 21, 2016

Makin Berkembang, Kopi Suku Amungme Dilirik Franchise Ternama

Makin Berkembang, Kopi Suku Amungme Dilirik Franchise Ternama


Makin Berkembang, Kopi Suku Amungme Dilirik Franchise Ternama

 Bandar Capsa - Kopi yang ditanam petani dari Suku Amungme, Kabupaten Mimika, Papua, semakin berkembang dan terkenal. Bahkan karena rasanya yang nikmat, kopi Amungme dilirik oleh franchise kopi kenamaan.

Suku Amungme yang tinggal di pegunungan dekat tambang Tembagapura merupakan salah satu suku utama binaan PT Freeport Indonesia. Satu suku utama lainnya adalah Suku Kamoro.

Bisnis kopi Amungme sendiri dimulai sekitar tahun 1998 atas dukungan Freeport melalui program Highland Agriculture Development (HAD) dengan membuka perkebunan kopi di dataran tinggi. Awalnya bibit kopi dibawa dari sekitar Nabire atau Paniai dan terus dikembangkan.

"Sekarang perkebunan ada di tiga desa di daerah pegunungan dekat pertambangan, di dataran tinggi. Desa Tsinga, Hoya, dan Arwanop tapi Arwanop tidak terlalu produktif," ungkap staf HAD Harony Sedik saat detikcom berkunjung ke pabrik pengolahan Kopi Amungme di Kota Timika, Sabtu (18/6/2016).

Kopi Amungme berjenis Arabica dan memiliki kandungan kafein cukup kuat. Setelah cukup berkembang, HAD yang merupakan program CSR Freeport di bawah Sosial Local Development Departement mereka lalu memfasilitasi pembentukan koperasi bagi para petani kopi dengan merk Amungme Gold tersebut.

"Sebelum ada koperasi, kami yang urus dari HAD, langsung pihak Freeport. Dengan koperasi sudah ada karyawan. Koperasi berdiri sendri, bahkan kerjasama dengan koperasi lain. Kami sudah ada kerja sama dengan Koperasi dari Wamena dan Paniai," ucap Harony.

Ke depan, Koperasi Amungme Gold Coffe juga berharap bisa bekerja sama dengan petani kopi lain. Seperti petani kopi Robusta yang ditanam di Distrik Agimuga, Timika, daerah yang ada di pesisir di Kabupaten Mimika. Dengan harapan agar koperasi juga dapat memberdayakan petani kopi lain selain dari Suku Amungme.

Kesohoran Kopi Amungme kerap membuat pihak koperasi kehabisan stok. Apalagi untuk mendapatkan biji kopi dari daerah pegunungan itu terkendala pada masalah transportasi. Sebab untuk mengangkut biji kopi dari perkebunan petani, kata Harony, pihak koperasi perlu terbang dengan menyewa helikopter.

"Kapasitas 1 ton itu kami tidak sampai 2 bulan sudah habis. Makin hari makin banyak peminat. 1 Ton 1 bulan, bahkan kadang nggak sampai. Kami sendiri kewalahan, langsung habis. Peminat dari Timika, dari luar juga," tuturnya.

"Ambilnya pakai chopper. Makanya agak sedikit mahal, tapi memang enak. Sewa chopper 3.000 USD satu jam. Bisa ke tiga desa lalu kembali ke Timika. Ambilnya setiap bulan sekali langsung tiga kampung. Sebulan sekali monitoring sekalian ambil," imbuh Harony.

Biji kopi diambil dari petani dalam kondisi belum dikupas seharga Rp 35 ribu/kg. Satu kali monitoring, pihak koperasi membeli 25 kg biji kopi yang belum dikupas dari satu petani. Satu kampung sekitar 500 kg. Sehingga untuk satu kali pengangkutan, koperasi bisa membawa kurang lebih 1,5 ton.

Terkadang koperasi yang mulai berdiri pada tahun 2013 itu mengambil biji kopi jenis Arabica dari Wamena atau Paniai namun dalam kondisi yang sudah dikupas dengan harga Rp 90 ribu/kg. Hal tersebut untuk memenuhi permintaan pembeli yang makin terus meningkat.

"Kalau dari Wamena dan Paniai, sudah green bean. Kualitas sama, tapi dari 3 desa Amungme lebih fresh. Karena memang diambilnya pakai chopper maka lebih banyak cari yang Amungme," kata dia.

Saat ini ada 24 petani dari tiga desa Amungme yang menjadi binaan koperasi dengan total perkebunan 3 hektar. Beberapa petani ada yang diberdayakan menjadi karyawan koperasi untuk monitoring, pembina petani, dan juga untuk melakukan pengolahan di pabrik. Untuk yang terakhir, petani mendapat fasilitas mess di daerah kota Timika.

"Petani sekaligus pengurus koperasi kami gaji Rp 10 juta per bulan.Tapi kalau petani pure, kami hanya beli biji kopinya. Bibit dari kami. Di sini (pabrik) mulai dari pengupasan, pengeringan, fermentasi, roasting, granding, dan packaging," jelas Harony.

Melihat besarnya modal produksi, sebenarnya koperasi tidak mendapat untung dari bisnis kopi Amungme. Hingga saat ini bisnis kopi bagi warga Suku Amungme sebagai pemilik hak ulayat daerah tambang masih mendapat bantuan CSR Freeport.

Kopi Amungme dikemas untuk ukuran 250 gram dan harganya dibanderol Rp 50 ribu dari koperasi. Ada beberapa tipe yang dijual. Kopi yang telah dihaluskan seperti kopi tubruk, kopi yang sedikit masih kasar, dan ada juga biji kopi matang.

"Kalau mau beli tergantung mereka. Kalau bule biasanya maunya yang bean, kalau masyarakat kita maunya yang halus. Ada yang minta dikirim lewat paket," sebut dia.

Meski koperasi menjual dengan harga Rp 50 ribu per kemasan, namun harga di pasaran bisa lebih tinggi. Seperti toko di dalam Bandara Mozes Kilangin yang menjual Kopi Amungme dengan harga Rp 100 ribu per kemasan.

Awalnya kopi Amungme hanya dijual terbatas bagi kalangan ekspatriat di kawasan Tembagapura. Saat ini penjualan sudah umum bahkan terus dipromosikan dan menjadi salah satu jenis yang dicari para penikmat atau pecinta kopi.

"Bule setelah mereka kerja sini baru tahu, lalu kalau kembali ke negaranya mereka bawa. Kebanyakan karyawan ekspat awalnya yang beli. Sekarang warga banyak cari. Kalau ada event, kayak kemarin di Turki, Bupati bawa untuk promosi," terang Harony.

Memiliki cita rasa yang khas dan nikmat, Kopi Amungme mulai diperhitungkan untuk masuk ke dunia usaha besar. Apalagi dengan aromanya yang kuat, Amungme Gold tak bisa dipandang sebelah mata.

Waralaba kopi dengan lingkup usaha internasional, dikatakan Harony, bahkan ingin menggunakan jenis Kopi Amungme untuk produk mereka. "Starbucks mau ngadain kerjasama tapi kami stok masih terbatas. Jadi belum bisa. Ini saja sekarang kami tidak ada stok. Harus ambil biji kopi dulu pakai chopper untuk kami produksi lagi," pungkasnya.

Link Alternatif Kami :
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/






Monday, June 20, 2016

KN Ular Laut Bakamla Tangkap Kapal Ikan Tanpa Izin Di Laut Seram

KN Ular Laut Bakamla Tangkap Kapal Ikan Tanpa Izin Di Laut Seram

Bandar Capsa - Kapal nelayan KMN INKA MINA 973 ditangkap ketika membawa sejumlah ikan campuran di perairan Seram. Kapal berukuran 33 GT ini ditangkap oleh KN Ular Laut-4805 yang tengah bergabung dalam Operasi Nusantara V.

KN Ular Laut menyergap kapal nelayan tersebut di wilayah perairan Laut Seram Indonesia. Kapal tersebut dinahkodai oleh J. Makasaehe dengan jumlah ABK sebanyak 18 orang.

Komandan KN Ular Laut 4805 Bakamla RI Mayor Laut (P) Bambang Arif Hermawan segera memerintahkan perwira jaga untuk mendekat dan melakuka pemeriksaan terhadap kapal nelayan itu. Saat dilakukan pemeriksaan, nahkoda tidak dapat menunjukkan surat atau dokumen operasional kapal.

"Karena kapal tersebut tidak memiliki dokumen atau surat yang mendukung kegiatan penangkapan ikan, saya memerintahkan agar kapal nelayan tersebut di ad hoc menuju ke Dermaga Bakamla Halong Ambon. Sampai saat ini masih dilakukan pendalaman penyidikan sebelum diserahkan kepada Kepala Kedinasan kelautan dan Perikanan guna penyelesaian perkara lebih lanjut", ujar Bambang Arif Hermawan dalam siaran persnya, Selasa (21/6/2016).

Selain dokumen operasional kapal, pelanggaran lain yang dilakukan adalah tidak lengkapnya dokumen kegiatan penangkapan ikan dan dokumen personal. Saat dilakukan pemeriksaan juga didapati 3 ABK tidak sesuai daftar. Dan 19 ABK tersebut juga tidak memiliki kartu tanda penduduk ataupun kartu identitas lainnya.

Sementara di Pangkep, Sulawesi Selatan ditemukan dua buah kapal yang menangkap ikan menggunakan pukat. Kali ini yang melakukan penangkapan adalah KP-XIV-2012 milik Polair Polres Pangkep.

"Kapal pertama yang ditangkap adalah KMN Bulan Manai 02 yang dinakhodai oleh H. Jafar. Pada saat diperiksa, ditemui muatan hasil tangkapan ikan seberat 60 kilogram yang sedang melakukan operasi di Perairan Makassar," kata Mardiono.

Kapal berukuran 26 GT ini ditangkap pada Minggu (19/6) yang selanjutnya diserahkan ke Satpolair Polres Pangkep. Dalam perjalanan menuju pangkalan, kemudian ditemukan lagi kapal yang mencurigakan.

Pada saat dilakukan pemeriksaan, kapal ini diketahui dinamakan KMN Bintang Selamat 02. Ketika itu tengah menangkap ikan dengan menggunakan pukat di Perairan Pangkep.

"Pada saat ditangkap, KMN. Bintang Selamat 02 memuat hasil tangkapan ikan sebesar 50 kilogram. Kapal ini kemudian ikut dibawa ke Satpolair Polres Pangkep," ujar Mardiono.

Karena menggunakan pukat dalam menangkap ikan, kedua kapal ini telah melanggar pasal 9 jo Pasal 85 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Ancaman hukumannya yaitu penjara paling lama 5 tahun dan denda maksimal sebesar 5 miliar rupiah.
Link Alternatif Kami :
www.bintangcapsa.com
www.meja13.net
wwwcapsa168.com
ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/