Dikutip dari Okezone, diketahui hewan tersebut ternyata punya mode khusus ketika melakukan serangan pada musuhnya. Saat berhadapan dengan musuh yang memiliki fisik lebih besar darinya, belut ini mampu mengubah kekuatan listriknya sampai dua kali lipat. Kekuatan tersebut setara dengan listrik dari lima soket listrik standar yang dipakai di Amerika Serikat.
Catania sendiri telah menghabiskan waktu tiga tahun demi mempelajari perilaku ikan yang aslinya dari Amerika Selatan tersebut. Dia ingin tahu bagaimana cara belut dapat memanfaatkan medan listrik saat melakukan navigasi pada perairan penuh lumpur yang terletak di cekungan Amazon dan Orinoco. Selain itu diamati pula tentang caranya mencari mangsa tersembunyi lalu menyetrumnya sampai lemah.
Dari pengamatan ini ditemukan bahwa dua pertiga lebih dari tubuhnya memiliki sel yang disebut electrocytes. Bagian tersebut mampu menyimpan listrik layaknya baterai biologis mini. Saat menghadapi ancaman atau melumpuhkan mangsa, sel-sel segera melepas muatan dalam waktu bersamaan. Setelah itu akan keluar listrik dengan kekuatan minimal 600 volt.
BANDAR CAPSA ONLINE
JUDI ONLINE TERPERCAYA
LINK ANTI NAWALA : http://192.169.219.143/

No comments:
Post a Comment